...

=== SELAMAT DATANG = = = SELAMAT DATANG= = = SELAMAT DATANG = = = SELAMAT DATANG = = =
= = =DI BLOG SAYA: GOMGOM PASARIBU= = =
Free banner maker
Generated image
Generated image
Tampilkan postingan dengan label =ROHANI KRISTEN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label =ROHANI KRISTEN. Tampilkan semua postingan

Senin, 27 Desember 2010

HARAPAN DI TAHUN YANG BARU

Salam termanis, Bapa di sorga...

Ku sapa Engkau dengan roh, jiwa, tubuh serta kelembutan

Terimakasih atas kebaikkan-Mu

Senantiasa mengiringi kehidupanku

1 tahun berlalu, dengan berbagai kisah

Entah seberapa banyak kesalahan dan perbuatan

Bentuk dan warnanya pun beragam

Disaat ku butuh pertolongan

Disaat ku berseru memohon

Kau palingkan wajah-Mu dariku

Ku tahu dosa itu memutuskan hubungan

Tetapi kasih-Mu tidak meninggalkanku

Engkau biarkan aku terjatuh

Seakan, Engkau mau agar mulutku

Selalu berseru dan memuliahkan-Mu

Belajar dari kesalahan

Dewasa di dalam pencobaan

Bapa di sorga…

Entah sudah berapa banyak

Ku menodai janjiku pada-Mu

Tetapi saat ku terdesak dalam pergumulanku

Engkau hadir dalam hatiku

Engkau mengatarkan ku

Ke tempat dan kepada siapa yang engkau ketuk

Pertolongan-Mu selalu baru dan beragam

Seperti tirai jendela terbuka

Memulai tahun yang baru

Ingin rasanya ada dalam pelukan-Mu

Ingin rasanya ada bersama-Mu

Sebab ku tahu

Bersama-Mu selalu di puaskan dalam segala hal

Bapa di sorga…

Bagaimana pun tentang dan catatan buku kehidupanku

Izinkanlah aku tetap milik-Mu

Curahkanlah hal yang layak buatku

Aku siap menjalani tahun yang baru ini

Dengan segala yang ada dalam diriku

Tuntun aku Tuhan…

HaLeLuya, Kudus KudusLah Tuhan…

Kamis, 19 Agustus 2010

Do not disrupt the work of the Lord


Often we unknowingly when we think they are doing things which are pleasing God, we found instead was upset because it makes God what do we do it very disturbing to God.

Yes, as children of God are not we always want to please God with Yes, as children of God are not we always want to please God by doing good things exist in manifesting the love of our hearts.

We almost never spent any time there is a chance to do good, we are happy to sow kindness as much as possible on the people around us, because we miss the more people can feel the love that God has placed in our hearts.

But then we wonder, why has sowed so much good but what I never seem to reap from what they have sown ...?.

Do you know that goodness is in the sow at the wrong time and place that will make us sow with a futile, even then God did not feel happy for our good deeds, because apparently our deeds, God felt very disturbed.

For example, we will gladly vent for hours after listening to someone who is having problems, does that mean in order to advise or at least relieve the burden on that person because anyone would pay attention and listen to him.

When in fact, God allows him experiencing this problem so he can get closer to God, seeking God in silence and then personally cried and cried to the Lord.

But since we are always willing to listen to "vent" her, this guy is even looking for us instead of searching for God ... ... Just imagine, how he feels God is watching us take over the plan.

There are more examples, such as someone who was taught to increasingly depend on God and trust God in matters of finance, then God makes the economy in a difficult situation.

Then when we know that the person is experiencing financial difficulties, because we have a lot more money then with a willing heart to help these people out of financial difficulties.

As a result, people are so dependent on humans and hoping not to God, so that his faith did not grow in the Lord.

It turns out that good deeds are not always true, sometimes our good deeds be a fault in the eyes of God. Therefore, do not just chasing love but we also need to pursue wisdom, that we might know the right moment to act.

We must be careful when helping someone, whether our actions or even in time we're disturbing the work of God that is processing the person to increasingly grow into strong spiritual person. God does not like most human intervention of any planned works.

Do not try to help God, because apparently we are even having to bother God's work.
Heavenly sent from the Royal Family
Dikutip dari Keluarga Kerajaan Surgawi Facebook dalam bahasa Indonesia.
Di tampilkan Oleh: Gomgom Pasaribu

Sabtu, 10 Juli 2010

PEMUDA YANG BERKUNJUNG KE RUMAH PACARNYA


Suatu hari seorang pemuda datang berkunjung ke rumah pacarnya dan di sela perbincangan sambil menonton AFI di Indosiar sang pacar lalu bertanya:

Ade yang manis...
:>Bagaimana tanggapanmu bila seseorang berbuat dosa lalu memohon ampun dan tanpa disadari kembali melaukannya lagi, seterusnya memohon pengampunan kembali..?
:>Bagaimana tindakan TUHAN ALLAH dengan hal ini merujuk di dalam firman ALLAH..?

Sambil sesekali mencubit pinggang pemuda, ade yang manis menjawab:
:> Tidak ada Manusia yang luput dari dosa.
:> TUHAN ALLAH Akan mengampuni, Sebab DIA ALLAH yang penuh KASIH kepada umatnya.

Lalu si ade, bertanya:
Menurut abang bagaimana...?
Jawab abang, pada ade:
sebaiknya ade RST aja yah...Renungkan Sebelum Tidur, Hehehe...^_^...
Ade: Sekejap kening dan tatapan pun memandang tajam ke arah si abang dengan diakhiri senyum yang manja...

Nb: Bagaimana Reaksi/respon Anda jika di hadapkan cerita diatas...? Trims...
Yahonaes 1:9 : Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.

-Amin, Semoga bermamfaat-
GDP 2010

Kamis, 24 Juni 2010

KISAH ARLOJI YANG HILANG

Ada seorang tukang kayu. Suatu saat ketika sedang bekerja, secara tak disengaja arlojinya terjatuh dan terbenam di antara tingginya tumpukan serbuk kayu. Arloji itu adalah sebuah hadiah dan telah dipakainya cukup lama. Ia amat mencintai arloji tersebut. Karenanya ia berusaha sedapat mungkin untuk menemukan kembali arlojinya. Sambil mengeluh mempersalahkan keteledoran diri sendiri si tukang kayu itu membongkar tumpukan serbuk yang tinggi itu.
Teman-teman pekerja yang lain juga turut membantu mencarinya. Namun sia-sia saja. Arloji kesayangan itu tetap tak ditemukan. Tibalah saat makan siang. Para pekerja serta pemilik arloji tersebut dengan semangat yang lesu meninggalkan bengkel kayu tersebut.

Saat itu seorang anak yang sejak tadi memperhatikan mereka mencari arloji itu, datang mendekati tumpukan serbuk kayu tersebut. Ia menjongkok dan mencari. Tak berapa lama berselang ia telah menemukan kembali arloji kesayangan si tukang kayu tersebut. Tentu si tukang kayu itu amat gembira. Namun ia juga heran, karena sebelumnya banyak orang telah membongkar tumpukan serbuk namun sia-sia. Tapi anak ini cuma seorang diri saja, dan berhasil menemukan arloji itu.

"Bagaimana caranya engkau mencari arloji ini ?", tanya si tukang kayu.

"Saya hanya duduk secara tenang di lantai. Dalam keheningan itu saya bisa mendengar bunyi tik-tak, tik-tak. Dengan itu saya tahu di mana arloji itu berada", jawab anak itu.

Keheningan adalah pekerjaan rumah yang paling sulit diselesaikan selama hidup. Sering secara tidak sadar kita terjerumus dalam seribu satu macam 'kesibukan dan kegaduhan'. Ada baiknya kita menenangkan diri kita terlebih dahulu sebelum mulai melangkah menghadapi setiap permasalahan. "Segenggam ketenangan lebih baik dari pada dua genggam jerih payah dan usaha menjaring angin." (Pengkhotbah 4:6). "

Buku: Tarsis Sigho IV Taipei
Ditulis kembali oleh: Gomgom pasaribu

Selasa, 22 Juni 2010

3 Cara Menghadapi Badai Kehidupan

Badai Kehidupan“Mereka meninggalkan orang banyak itu lalu bertolak dan membawa Yesus beserta dengan mereka dalam perahu di mana Yesus telah duduk dan perahu-perahu lain juga menyertai Dia. Lalu mengamuklah taufan yang sangat dahsyat dan ombak menyembur masuk ke dalam perahu, sehingga perahu itu mulai penuh dengan air. Pada waktu itu Yesus sedang tidur di buritan di sebuah tilam. Maka murid-murid-Nya membangunkan Dia dan berkata kepada-Nya: “Guru, Engkau tidak perduli kalau kita binasa?” Iapun bangun, menghardik angin itu dan berkata kepada danau itu: “Diam! Tenanglah!” Lalu angin itu reda dan danau itu menjadi teduh sekali. Lalu Ia berkata kepada mereka: “Mengapa kamu begitu takut? Mengapa kamu tidak percaya?” Markus 4:36-40

Kejadian yang dialami oleh murid-murid Yesus di atas merupakan gambaran mengenai badai yang sering kita alami dalam kehidupan kita. Dalam menyeberangi lautan kehidupan tidak selamanya kita menghadapi cuaca yang cerah. Ada kalanya badai datang menerpa hidup kita. Dan sebagaimana yang dialami oleh murid-murid Yesus, badai yang datang merupakan suatu hal yang dapat membuat kita semua gentar dan goyah dalam iman kita. Dari kisah di atas ada beberapa cara yang dapat kita lakukan agar kita tetap kuat dalam menghadapi badai kehidupan. Berikut 3 cara untuk menghadapinya :

1. Datang pada Yesus

Ketika badai datang menerpa dan perahu mulai dimasuki air, hal yang pertama mereka lakukan bukanlah keluar dari perahu dan terjun ke air, tetapi mereka mencari Yesus!

Anda dapat bayangkan apa yang terjadi jika mereka keluar dari perahu? Begitu juga dengan hidup kita jika menghadapi suatu masalah. Kita tidak boleh lari atau meninggalkan masalah yang kita hadapi, karena jika demikian kita akan keluar dari rencana Allah. Cari Yesus untuk mendapat jawaban atas masalah kita. Datang pada Yesus. Jangan cari orang lain atau bahkan mencari pendeta untuk menyelesaikan masalah kita. Bukan berarti mencari pendeta itu salah, tetapi Tuhan menginginkan kita memprioritaskan Dia dalam kehidupan kita. Hanya Yesus yang sanggup memberikan jawaban. Dan Dia hanya sejauh doa. Datang padaNya, berdoa untuk masalah Anda.

Ketika murid-murid Yesus datang mencari Dia, kita melihat apa yang terjadi selanjutnya, Yesus mengambil alih seluruh keadaan yang terjadi. Hanya dengan sepatah kata saja, maka badai itu-pun reda.

Ketika kita datang mencari Yesus, Dia akan turun tangan mengambil alih seluruh masalah kita. Dia akan memberikan jalan keluar bagi kita.

2. Bangkitkan roh-mu

Badai yang menerpa perahu Yesus dan murid-muridNya membuat murid-muridNya sangat ketakutan. Dalam Mazmur pasal 42 dan 43 juga menceritakan kondisi pemazmur yang sedang dalam keadaan yang sangat mencekam, dikejar-kejar oleh musuhnya, sama seperti badai yang menakutkan yang dialami murid-murid Yesus.

Pemazmur mengatakan kepada jiwanya untuk tidak gelisah dan berharap kepada Allah (Maz 42:6, 42:12, 43:5). Dalam 2 Kor 4:16 Rasul Paulus juga menyatakan bahwa kita ini terdiri dari manusia lahiriah dan manusia batiniah. Dan Paulus juga menyatakan bahwa meskipun manusia lahiriahnya merosot, manusia batiniah-nya semakin dibaharui dari hari ke hari.

Manusia batiniah/roh kita harus senantiasa lebih kuat dibanding manusia jasmani kita. Roh kita harus juga lebih kuat dibanding dengan jiwa kita.

Jiwa manusia yang terdiri dari pikiran, perasaan dan kehendak, mudah sekali terpengaruh oleh keadaan sekitar. Ketika masalah dan problema datang, jiwa manusia akan berusaha mencari jalan keluar untuk masalah tersebut. Tetapi ketika masalah begitu berat dan tidak dapat menemukan jalan keluar, maka jiwa manusia dapat terganggu, manusia menjadi kuatir, takut, stress, dan lain-lain.

Sebagai umat Tuhan, kita harus senantiasa membangun manusia roh kita, yaitu dengan membaca firmanNya, rajin berdoa, ikut persekutuan dan lain-lain. Dengan membangkitkan roh kita, maka secara tidak langsung roh kita yang kuat akan mempengaruhi jiwa kita. Sehingga seperti yang pemazmur katakan kepada jiwanya untuk berharap pada Allah, maka roh kita pun juga akan berbuat demikian juga.

Ketika masalah datang dengan begitu bertubi-tubi, maka yang harus kita lakukan adalah membangkitkan roh kita agar dapat menghadapi masalah dengan hati yang kuat.

3. Gali potensi diri

Murid-murid Yesus mempunyai potensi yang luar biasa. Kita lihat dalam Kisah Para Rasul bagaimana mereka “menjungkir-balikkan” dunia ini dengan kuasa dan mujizat Allah. Itu terjadi ketika kuasa Roh Kudus telah turun ke atas mereka (Kis 1:8).

Ketika badai menerpa perahu mereka pada saat itu, Yesus bertanya kepada murid-muridNya: “Mengapa kamu begitu takut? Mengapa kamu tidak percaya?” Mrk 4: 40. Yesus mencoba membantu murid-muridNya untuk mengenali potensi yang sebenarnya ada dalam diri mereka. Yesus tahu bahwa murid-muridNya sanggup untuk menghadapi masalah seberat apapun. Dan bahkan mereka mampu memiliki iman yang mengalahkan dunia.

Kuasa yang sama yang turun ke atas murid-murid Yesus juga telah dicurahkan bagi setiap kita yang percaya kepadaNya. Dan Tuhan mau agar kita semua menyadari bahwa ada potensi yang luar biasa yang ada dalam setiap umatNya. Mungkin saat ini kita tidak menyadari potensi tersebut. Tetapi ketika kita mencoba mengenali potensi diri kita dan kita menggali potensi tersebut, maka kita akan melihat bahwa Tuhan sedang memproses dan ingin memakai diri kita dengan luar biasa.

Anda pasti tahu bahwa sebuah batu berlian yang indah dan mahal harganya adalah dibentuk dan diproses dari sebuah batu yang terpendam yang pada mulanya tidak memiliki nilai dan bahkan jauh dari indah. Demikian juga dengan kita semua, kita semua bagaikan berlian yang ketika digali dan diproses akan menjadi individu yang memiliki potensi yang luar biasa. Tanpa disadari kita akan melakukan perbuatan-perbuatan yang lebih besar dari yang pernah Dia lakukan (Yoh 14:12).

Masalah apapun yang kita hadapi, biarlah itu menjadi pemicu bagi hidup kita, bahwa Tuhan ingin agar kita dapat mengembangkan kapasitas hidup kita. Dia ingin agar kita dapat menjadi individu yang lebih tangguh untuk melakukan rencanaNya yang besar dalam hidup kita.

“Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.” 1 Kor 10:13
Keluarga Kerajaan Surgawi

Sabtu, 12 Juni 2010

3 POHON DAN IMPIANNYA

Alkisah, ada tiga pohon di dalam hutan.
Suatu hari, ketiganya saling menceritakan mengenai harapan dan impian
mereka

Pohon pertama berkata: "Kelak aku ingin menjadi peti harta karun. Aku
akan diisi emas, perak dan berbagai batu permata dan semua orang akan
mengagumi keindahannya".
Kemudian pohon kedua berkata: "Suatu hari kelak aku akan menjadi
sebuah kapal yang besar. Aku akan mengangkut raja-raja dan berlayar ke ujung
dunia.
Aku akan menjadi kapal yang kuat dan setiap orang merasa aman berada
dekat denganku".
Lalu giliran pohon ketiga yang menyampaikan impiannya: "Aku ingin
tumbuh menjadi pohon yang tertinggi di hutan di puncak bukit. Orang-orang
akan memandangku dan berpikir betapa aku begitu dekat untuk menggapai
surga dan TUHAN. Aku akan menjadi pohon terbesar sepanjang masa dan orang-orang
akan mengingatku.

Setelah beberapa tahun berdoa agar impian terkabul, sekelompok
penebang
pohon datang dan menebang ketiga pohon itu...
Pohon pertama dibawa ke tukang kayu. Ia sangat senang sebab ia tahu
bahwa ia akan dibuat menjadi peti harta karun. Tetapi... doanya tidak menjadi
kenyataan karena tukang kayu membuatnya menjadi kotak tempat menaruh
makanan ternak. Ia hanya diletakkan di kandang dan setiap hari diisi dengan
jerami.
Pohon kedua dibawa ke galangan kapal. Ia berfikir bahwa doanya menjadi
kenyataan. Tetapi... ia dipotong-potong dan dibuat menjadi sebuah
perahu nelayan yang sangat kecil. Impiannya menjadi kapal besar untuk
mengangkut raja-raja telah berakhir.
Pohon ketiga dipotong menjadi potongan-potongan kayu besar dan
dibiarkan teronggok dalam gelap.
Tahun demi tahun berganti..., dan ketiga pohon itu telah melupakan
impiannya masing-masing.

Kemudian suatu hari...
Sepasang suami istri tiba di kandang. Sang istri melahirkan dan
meletakkan bayinya di kotak tempat makanan ternak yang dibuat dari pohon pertama.
Orang-orang datang dan menyembah bayi itu. Akhirnya pohon pertama
sadar bahwa didalamnya telah diletakkan harta terbesar sepanjang masa

Bertahun-tahun kemudian... sekelompok laki-laki naik ke atas perahu
nelayan
yang dibuat dari pohon kedua. Ditengah danau, badai besar datang dan
pohon kedua berfikir bahwa ia tidak cukup kuat untuk melindungi orang-orang
di dalamnya. Tetapi salah seorang laki-laki itu berdiri dan berkata
kepada badai: "Diam!!!" Tenanglah". Dan badai itupun berhenti. Ketika itu
tahulah bahwa ia telah mengangkut Raja diatas segala raja

Akhirnya... seseorang datang dan mengambil pohon ketiga. Ia dipikul
sepanjang jalan sementara orang-orang mengejek lelaki yang memikulnya.
Laki-laki itu kemudian dipakukan di kayu ini dan mati di puncak bukit.
Akhirnya pohon ketiga sadar bahwa ia demikian dekat dengan TUHAN,
karena YESUSlah yang disalibkan padanya...
============================================

KETIKA KEADAAN TIDAK SEPERTI YANG ENGKAU INGINKAN, KETAHUILAH BAHWA TUHAN MEMILIKI RENCANA UNTUKMU.
JIKA ENGKAU PERCAYA PADA-NYA, IA AKAN MEMBERIMU BERKAT-BERKAT BESAR.
KETIGA POHON MENDAPATKAN APA YANG MEREKA INGINKAN, TETAPI TIDAK DENGAN CARA YANG SEPERTI MEREKA BAYANGKAN.
BEGITU JUGA DENGAN KITA, KITA TIDAK SELALU TAHU APA RENCANA TUHAN BAGI KITA.
KITA HANYA TAHU BAHWA JALAN-NYA BUKANLAH JALAN KITA, TETAPI JALAN-NYA ADALAH YANG TERBAIK BAGI KITA, SELAMANYA...

By: Keluarga Kerajaan Surgawi